Advertising:

10 Cara Perawatan Lele Pada Musim Kemarau

kolam lele mengering musim kemarauBudidaya lele pada saat musim kemarau harus mempunyai teknik sendiri, karena tidak sedikit pembudidaya lele mengalami kesulitan dalam merawat lele saat musim kemarau. Apalagi di tahun 2015 ini terjadi fenomena El-Nino yang mengakibatkan penyimpangan iklim, untuk perairan indonesia umumnya mengalami penurunan suhu (menyimpang dari biasanya). Yang mengakibatkan angin yang menuju Indonesia hanya membawa sedikit uap air sehingga terjadilah musim kemarau yang panjang. Banyak para pembudidaya lele yang mengalami kegagalan, dari kekurangan air dan berbagai macam penyakit lele. Berikut kendala-kendala yang sering dialami pada saat musim kemarau:

1. Penyakit Dan Hal-Hal Yang Mengakibatkan Lele Mati Saat Musim Kemarau

  1. Pada musim kemarau ini sering muncul banyak penyakit. contoh penyakitnya adalah kumis keriting, Jamur, Bintik Putih (white spot), Parasit, Cacar pada Lele (Aeromonas) dan Lele Menggantung Di Permukaan Air. Baca juga: 5 Penyakit Lele Dan Pengobatannya.
  2. Nafsu makan lele mengalami penurunan, ketika kita akan mengejar target waktu panen ini yang akan menjadi masalah, kadang pembudidaya tetap memaksakan pemberian pakan seperti takaran biasanya, karena lele nafsu makan berkurang dan pelet lele tersisa banyak di kolam, pelet lele ini yang akan menjadi sumber penyakit pada lele. mengakibatkan kualitas air buruk dan menimbulkan penyakit pada lele.
  3. Daya tahan tubuh lele terganggu, ini mengakibatkan mudah terserang penyakit.

2. Kekeringan Atau Minimnya Ketersediaan Air
Sangat sulit sekali mendapatkan air pada saat musim kemarau, air tanah kadang tidak mampu membantu karena diakibatkan debit air didalam tanah sudah menurun dan di wilayah tertentu mengalami kekeringan, bahkan dengan bantuan mesin pompa tetap saja air tidak bisa keluar.
cara mengatasi:

  1. Banyak para pembudidaya lele yang melakukan pengeboran tanah dengan kedalaman maksimal sampai menemukan sumber mata air.
  2. Memperbaiki kolam, yang dulu menggunakan kolam tanah diganti dengan kolam semen / kolam terpal karena dapat menyimpan air.

3. Kesulitan Mendapatkan Benih Lele
Di musim penghujan kita akan sangat mudah sekali mendapatkan benih lele, karena lele secara alami akan bertelur pada saat musim penghujan, Sedangkan pada musim kemarau lele akan sangat jarang sekali bertelur, ini mengakibatkan pasokan benih lele berkurang bahkan tidak ada. Untuk mengatasinya dapat membeli benih lele di daerah lain.

10 Cara Perawatan Lele Di Musim Kemarau:

  1. Pergantian air secara berlanjut, karena di musim kemarau air kolam cepat kotor karena endapan sisa pakan yang tidak dimakan lele. Jika air tidak di ganti akan menimbulkan bau yang menyengat dan akan mempengaruhi kesehatan lele.
  2. Untuk mengatasi pergantian air jika benar-benar kesulitan air bisa menggunakan probiotik yang akan mempercepat mengurai sisa makan lele dan mengurangi bau air pada kolam lele.
  3. Pada siang hari lakukan penutupan kolam dengan menggunakan plastik uv yang bisa di buat atap dengan ketinggian tertentu.
  4. Untuk mengatasi panas pada siang hari di kolam lele dapat di beri paranet, dapat di pasang 3/4 atau 1/2 dari kolam lele.
  5. Jangan memberi pakan berlebihan pada lele, jika lele sudah makam malas-malasan segera hentikan pemberian pakan.
  6. Puasakan lele 1 minggu sekali.
  7. Untuk penambahan air disarankan pada malam hari atau pagi hari karena pada waktu pagi/malam suhu lebih stabil.
  8. Pada pagi hari buka penutup kolam agar sirkulasi udara dapat berganti.
  9. Jika melihat lele sakit segera diobati. Agar penyakit tidak menular, lele yang menggantung/sakit bisa di jaring dan di karantina di kolam yang berbeda.
  10. Jika melihat ada beberapa lele yang mati mengambang segera di ambil agar kualitas air tidak bertambah buruk.

Semoga sukses budidaya lele, Salam SiKumis HEBAT…

kolam terpal lele kemarauKolam permanen lele kemarau

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to 10 Cara Perawatan Lele Pada Musim Kemarau

  1. Infonya bermnfaat bnget thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>