Advertising:

Analisa Pembesaran Lele Dalam Drum: 2,5 Bulan Panen Perdana

pembesaran lele drum 2 bulanPenasaran dengan hasil pembesaran lele di dalam drum dengan waktu 2,5 bulan? Dibawah ini adalah salah satu hasil dari pembesaran lele di dalam drum. Dari penyortiran pertama yang masih banyak yang di bawah ukuran konsumsi sampai waktu yang diperlukan pembesaran lele bagi pemula di dalam drum kurang lebih 3 bulanan. Berikut hasil analisanya:

Hari ini usia lele yang dipelihara dalam tong drum plastik (buletong) genap berusia dua setengah bulan tepatnya lebih satu hari. Kondisi air kolam dalam keadaan berwarna coklat pekat namun tidak begitu berbau. Sampai semalam selama 15 hari terakhir sejak berusia dua bulan, tidak ada lagi kondisi ikan yang berkumpul mengambang dan tidak mau makan. Pakan selalu direspon ikan meskipun beberapa hari terakhir terjadi penurunan respon makan. Saat dilakukan pengurasan air total untuk mengetahui perkembangan ikan, kembali satu ekor tulang kepala ikan tersisa di dasar kolam. Korban perkelahian, atau premanisme lele jagoan atau kanibalisme.

Sortir ember 3,4 cm 35% Bobot
Untuk sortir lele umur 75 hari ini digunakan ember sortir dengan lubang-lubang diameter 3,4 cm. Lele yang diperoleh dari hasil sortir dengan ember 3,4 cm ini biasanya sudah layak untuk dikonsumsi atau dijual ke restoran dengan berat lebih dari 100 gram.

Saat dilakukan penimbangan diperoleh hasil ikan yang masih dapat lolos lubang sekitar 6,5 kg sedangkan ikan yang sudah tersisa dalam ember atau layak jual konsumsi 3,5 kg. Total bobot lele dari semua ikan dalam drum ini adalah 10 kg. Jika dihitung dari persentase bobotnya 35% ikan sudah layak jual.

Saat dihitung ulang, jumlah total lele dalam tong ada 160 ekor. Ikan yang 3,5 kilogram berjumlah 28 ekor sementara ikan yang belum masuk layak jual ada 132 ekor. Jika dihitung dari segi jumlahnya ikan yang layak jual baru sekitar 17,5% saja, masih jauh dari harapan.

Ukuran dan Berat Lele dalam Drum 2,5 Bulan
Panjang ikan dari kepala hingga ujung ekor sekitar 25-26 cm, dengan bobot ikan lele yang paling gemuk mencapai 160 gram. Naik 4-5 cm dari 15 hari yang lalu ketika dilakukan pengukuran.

Saat dilakukan pengambilan sampel dari 28 ikan lele yang telah besar untuk ditimbang, diperoleh hasil 10 ekor ikan dengan bobot sekitar 1200 gram atau 1,2 kg. Artinya rata-rata bobot satu ikan adalah 120 gram. Dengan bobot ini telah dapat memenuhi permintaan jika pembeli menginginkan 1 kg berisi 9 -10 ekor ikan.

Manajemen Air dan Pola Makan
Berbeda dengan periode sebelumnya yang sering menggunakan sistem kuras habis saat pergantian air, dalam dua minggu terakhir pergantian air dilakukan secara parsial saja. Dua atau tiga hari sekali volume air dibuang sekitar 20% hingga 40% saja untuk kemudian diganti dengan air yang baru. Cara ini nampaknya berefek lebih bagus pada ikan.

Pengurasan secara total, berarti kehilangan probiotik atau mikroorganisme yang ada dalam air kolam dan harus mulai lagi dari awal saat pergantian air. Sementara itu dengan pergantian sebagian, selain air tidak terlalu boros juga menjaga kandungan mikroorganisme yang ada dalam kolam tidak hilang semua.

Untuk pola pemberian pakan lele drum ini tidak terjadi perubahan. Sehari tiga kali, pagi sore dan malam. Perbedaan hanya pada ukuran pelet, yang tadinya pelet berukuran -2, kini disiapkan ukuran -3.

 

pembesaran lele drum 2,5 bulan3 Bulan Lebih

Meskipun banyak klaim dengan perawatan intensif lele umur dua bulan atau dua setengah bulan sudah dapat panen besar, namun nampaknya untuk peternak awam seperti ini target waktu 3 bulan ke atas akan lebih terjangkau untuk mulai panen yang lebih besar. Dengan bibit ukuran 4-5 cm nampaknya susah untuk waktu dua bulan, kecuali bibit awal telah berukuran 7-8 cm.

Dari 3,5 kg lele yang layak jual, diambil 14 ekor saja yang terbesar untuk konsumsi sendiri. Sisanya dikembalikan ke dalam kolam yang telah diisi kembali dengan air bersih. Agar kondisi air kolam tidak harus start lagi dari awal, ditambahkan satu ember air kolam berwarna coklat yang diambil dari kolam sebelah. 146 ekor ikan tersisa dalam kolam drum. Via: daunijo

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>