Advertising:

Analisa Usaha Budidaya Lele Sewa Kolam

analisa-usaha-budidaya-lele-sewa-kolamPerkembangan budidaya lele dari tahun ketahun sangat berkembang pesat, lele yang dulu dibudidaya di kolam tanah yang disebut dengan sistem tradisional dan sekarang biasa di budidayakan di kolam terpal plastik yang di bagi menjadi 3 sistem. Sistem low intensif padat tebar 100-200/m2, sistem intensif padat tebar 200-300/m2 dan sistem super intensif padat tebar 500-700/m3. Jika masih pemula sebaiknya padat tebar dapat di kurangi, jika tidak ada kendala, jumlah bibit dapat di tambah/m2nya saat budidaya lele berikutnya.

Keuntungan budidaya lele adalah:

  1. Dengan lahan dan sumber air yang terbatas dapat dibudidayakan
  2. Teknologi budidaya relatif mudah
  3. Pemasaran relatif mudah
  4. Padat tebar tinggi memungkinkan dilakukan
  5. Modal usaha relatif rendah

Persiapan bibit dan kolam:

  1. Tebar kapur di kolam yang tujuannya adalah untuk memperbaiki kualitas tanah dan memberantas hama, dosisnya adalah 20-200 gram/m2.
  2. Kolam di isi air dan biarkan ± 7 hari agar tumbuh makanan alami.
  3. Penebaran bibit sebaiknya pagi atau sore hari atau pada saat cuaca tidak panas.
  4. Untuk pemula bisa mencoba padat tebar 50 ekor/m2 ukuran 46 (6-7cm) atau 57 (7-8cm).
  5. Pelet yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total lele. 3 kali sehari: pagi 09:00, siang 15.00, malam 21.00.

Berikut analisa usaha pembesaran lele dengan sewa kolam ukuran 500m2

1 Investasi
Sewa lahan 1 tahun @ Rp 750.000,- Rp750.000,00
Persiapan kolam Rp500.000,00
Rp1.250.000,00
2 Biaya Tetap
Perbaikan kolam Rp 1.000.000,-/1 tahun Rp1.000.000,00
Perbaikan saluran air Rp500.000,00
Rp1.500.000,00
3 Biaya Variabel
Pakan pelet dan buatan Rp20.000.000,00
Bibit lele ukuran 46 25.000 ekor @ Rp 150,- Rp3.750.000,00
Obat-obatan dan alat perikanan 500.000,- Rp500.000,00
Rp24.250.000,00
4 Total Biaya
Biaya tetap + Biaya variabel = Rp25.550.000,00
5 Produksi 2500 kg x Rp 15.000/kg = Rp37.500.000,00
6 Pendapatan Produksi – (Biaya tetap + Variabel) Rp11.950.000,00
  • Volume produksi = 2500 kg (1 kg lele = isi 10 ekor)
  • Harga produksi = Rp. 15.000,-
  • Harga tingkat konsumen = Rp. 20.000,-
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>