Advertising:

Penyebab & Solusi Bibit Lele Mati Pada Umur 21 Hari

Penyebab Bibit Lele Mati Pada Umur 21 HariAda beberapa kasus yang pernah kami alami, salah satunya adalah kematian yang terus-menerus setelah sortir pertama pada umur 3 minggu. 1 hari setelah sortir bibit lele terlihat sehat-sehat dan lincah. Tapi setelah 2 hari seterusnya kematian semakin banyak. Banyak bibit lele yang menggantung dan dan mati.

Ada beberapa solusi untuk anda yang mengalami permasalahan seperti diatas.
1. Jika kematian masih sedikit, ambil lele yang sudah mati agar air tidak rusak. Pisahkan lele yang menggantung dan yang masih sehat.
2. Jika kematian bibit lele banyak, kuras kolam dan pindahkan bibit lele yang masih hidup ke kolam cadangan yang airnya sudah didiamkan 3 hari atau 1 minggu.
3. Bersihkan kotoran/amoniak yang sudah mengendap pada dasar kolam lele.
4. Untuk mencegah lele terinfeksi setelah disortir, berikan obat super tetra yang merupakan antibiotik agar lele tidak mudah terinfeksi.
5. Puasakan lele 1-3 hari, setelah itu beri pakan sedikit-sedikit dan seiring waktu tambahkan pakan sesuai dengan kebutuhan lele.
6. Bibis pakan lele dengan campuran probiotik, agar lele dapat mudah mencerna pelet dan amoniak dapat terurai.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Salam Sikumis HEBAT.

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to Penyebab & Solusi Bibit Lele Mati Pada Umur 21 Hari

  1. Dati Yanti says:

    Makasih atas sarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>