Advertising:

SOP Manajemen Air Dalam Budidaya Lele

SOP Manajemen Air Dalam Budidaya LeleBagaimana agar lele dapat tumbuh dengan baik? Salah satu kuncinya ada dimanajemen air, berikut SOP (Standard Operating Procedure) tentang tatacara mengelola air, cara mengetahui air kolam sudah siap tebar bibit apa belum, bagaimana agar suhu stabil? cara mengetahui air kolam dalam keadaan baik atau buruk.

Cara pengisian air kolam terpal

  • Ikatan terpal sementara kendor, bertujuan agar terpal setelah di isi air dapat tertata dengan sendirinya.
  • Jika sudah ikat terpal permanen
  • Pantau apakah ada kebocoran di terpal

Air Untuk kolam terpal:

  • Jenis air
    • air tanah
    • air sungai
    • air hujan
  • Tahapan manajemen air
    • Hari pertama :
      • Kuras & cuci kolam
      • Dikeringkan 1/2 hari
    • Hari ke 2 dengan urutan :
      • Isi air dengan ketinggian 50 cm
      • Dikompos dengan kotongan kambing
        • Dosis 1 kg sampai dengan 1,5 Kg per M2
        • Kotoran kambing dimasukan dalam karung dengan berat kotoran per karung 7,5 Kg
        • Karung dibiarkan mengambang, jangan diberi pemberat hingga tenggelam
        • Direndam di kolam minimal 8 hari atau 3 hari dengan karung kotoran kambing di injak injak
        • Saat akan diangkat, karung tsb diinjak injak beberapa kali agar kandungan / zat organik dapat keluar
      • Masukan ramuan herbal
        • Dosis 4 sendok per 10 M2
        • Dilarutkan dalam air minimal 1 liter & ditebar
        • Jika tidak ada ramuan herbal maka bisa dipakai obat pro biotik dengan dosis nilai tengah dari yang dianjurkan pabrikan
        • Jika tidak ada ramuan herbal maka dosis garam dijadikan 4 sendok makan per 10 M2
      • Masukan garam
        • Dosis 2 sendok makan per 10 M2
        • Dilarutkan dalam air minimal 1 liter & ditebar
    • Lama managemen air
      • Minimal 8 hari
      • Maksimal 10 hari
      • Cara hitung: jumlah hari setelah masuk kotoran kambing
    • Tanda air yang sudah dapat dilepas benih lele:
      • Ada jentik nyamuk = air subur
      • Jika belum ada jentik nyamuk maka tunggu sampai hari ke 10 dan setelah itu baru benih ditabur
      • Warna air ideal adalah hijau kehitaman
    • Tanda tanda air yang sudah kurang sehat untuk lele
      • Warna air coklat keruh
      • Warna air coklat kusam
      • Warna air merah kecoklat coklatan atau hijau pekat – karena populasi ganggang / blooming algae berlebihan sehingga kadar oksigen air turun – terutama saat malam s/d dini hari
      • Air berbau
    • Cara perawatan air yang sudah kurang baik untuk lele:
      • Buang setengah air lama
      • Isi air baru sampai ketinggian & jumlah air sama seperti sebelumnya
    • Standard kecerahan air yang baik
      • Bulan ke 1
        • Taruh CD dengan kedalaman 20 s/d 30 cm
      • Bulan ke 2
        • Taruh CD dengan kedalaman 10 s/d 15 cm
          • Jika masih terlihat = air masih baik
          • Jika tidak terlihat :
            • lakukan perawatan air, buang 25% air & tambahan air baru sampai jumlah & ketinggian air seperti awal.
      • Untuk Kolam terpal dengan kedalaman tanah 1,5 m
      • Untuk menjaga suhu, dasar kolam diatas tanah & dibawah terpal diberi lapisan sekam.

Jika air dan kolam sudah siap, kita tinggal menyiapkan bibit lele, tentu dengan kualitas baik dan ukuran yang seragam, dan SOP tentang benih akan saya bahas dalam postingan berikutnya. Salam SiKumis HEBAT…

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>